"Pembinaan Pengawas dan Rapat Koordinasi KKG MI Kecamatan Bangilan-Tuban."


Pengawas MI Kecamatan Bangilan-Tuban, M. Syuhada', S.Ag, M.A dalam acara Pembinaan KKG MI Se-Kecamatan Bangilan dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan di MI Salafiyah Bangilan.

KKG MI Kecamatan Bangilan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Madrasah dan Mars Madrasah.

KKG MI Kec. BANGILAN. Selasa, 20 September 2022. KKMI Kecamatan Bangilan mengadakan rapat koordinasi dan pembinaan KKG MI Kecamatan Bangilan oleh pengawas MI Kecamatan Bangilan, M. Syuhada', S.Ag, M.A. Rapat koordinasi dan pembinaan ini bersifat evaluasi dari program-program tahun ajaran kemarin yaitu produk soal untuk Ujian Madrasah kelas 6 dan Penilaian Semester genap 2021/2022 dari kelas 1 sampai dengan kelas 5. Dan juga koordinasi rapat kerja untuk tahun ajaran 2022/2023 ini. 
Sambutan KKMI Kecamatan Bangilan yang disampaikan oleh Mulyadi, S.Pd.

Dalam sambutan KKMI Kecamatan Bangilan yang diwakili oleh Mulyadi, S.Pd menyampaikan bahwa KKMI Kecamatan Bangilan harus bisa menjadi proyek percontohan untuk kecamatan lain terkait dalam pengadaan soal ujian madrasah dan semester yaitu MI se-kecamatan Bangilan harus bisa memproduk soal-soal sendiri secara mandiri. Meski ada beberapa soal masih tergantung kepada LP Maarif NU sebagai rasa cinta kita kepada Organisasi NU.

Mahalul Qiyam yang dipimpin oleh K. Dardiri, S.Pd.I.

Dalam pembinaan ini, Pengawas MI Kecamatan Bangilan menyampaikan beberapa hal antara lain:
1. Guru sebagai pembimbing, pelatih, pendidik, pengajar, harus bisa membiasakan bersifat lapang dada dalam menyikapi permasalahan yang ada.
2. Ucapan selamat kepada MI Nahdlotul Mubtadiin Soto-Bangilan atas pencapaiannya nilai A dalam Akreditasi Madrasah tahun 2022.
3. Alhamdulillah hasil produk soal KKG MI Kecamatan Bangilan sudah digunakan sebagaimana mestinya. Semoga menjadi amal kebaikan dan menjadi ilmu pengetahuan yang bermanfaat.
4. KKG ini tidak hanya terkesan membuat soal. KKG adalah kelompok guru untuk mengembangkan keprofesian yang berkelanjutan minimal 7 kali pertemuan dalam setahun.
5. KKG itu harus bisa menjadi inovator dalam bidang pembelajaran seperti guru harus bisa juga membuat media pembelajaran yang sederhana namun sangat bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran yang efektif dan efesien tidak harus mahal tapi bisa dimanfaatkan.
6. Guru harus bisa mengikuti pembelajaran abad 21, merupakan pembelajaran yang mengintegrasikan kemampuan literasi, kecakapan pengetahuan, keterampilan dan sikap, serta penguasaan terhadap teknologi. Maka dari itu guru sebagai ujung tombak pengembang manusia harus tahu mengenai perkembangan dan perubahan zaman. Yakni dengan cara: creativity and innovation, critical thinking and problem solving, communication dan collaboration.
7. Guru harus berani mencoba hal baru dalam pembelajaran kepada peserta didik seperti contoh membuat design pembelajaran yang mengasyikkan sehingga peserta didik tidak merasa jenuh dan bosan terhadap belajar di madrasah. Tak usah takut guru harus berani coba sehingga pembelajaran berjalan dengan kreatif.
KKG MI Kecamatan Bangilan dalam acara Pembinaan oleh Pengawas MI Kecamatan Bangilan dan Rapat Koordinasi KKG MI.

Di acara terakhir seluruh anggota KKG MI membentuk kelompok sesuai dengan mata pelajaran masing-masing untuk membuat program-program kerja ke depan. Terima kasih. 

Reporter: Rohmat Sholihin.







Postingan populer dari blog ini

MI Salafiyah Bangilan-Tuban Gelar Pawai Perayaan Tahun Baru Hijriah 1444 H

TANTANGAN DAN HARAPAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI MADRASAH

"Tiga Jawara MI Salafiyah Bangilan Sabet 3 Piala di Maarif Competition VII 2022."